Spiga

Bvlgari Aqva Marine


Saat menikmati kebebasan hidup dan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya di berbagai belahan dunia. Bvlgari Aqva Pour Homme Marine berhasil melampaui semua aspek penilaian dari sisi aroma, daya tahan dan kekuatan wanginya lebih segala-galanya jika dibandingkan dengan pendahulunya yaitu Bvlgari Aqva Pour Homme. Top Notes Aqva Pour Homme Marine merupakan campuran dari Aquatic Note, Rosemary Blossom, Posidonia, feels like a breath of sea air - Aquatic menawarkan aroma citrus yang fresh namun cenderung subtle sehingga tidak menusuk di hidung. Sehingga dangat cocok untuk penggunaan casual dan office hours.

Crystal USB

Kecantikan selalu terikat akan aksesories sebagai pelengkap demi tercapainya pujian dan ketertarikan. Biasanya aksesories yang digunakan hanyalah aksesories yang memiliki single function. Sekarang saatnya anda memiliki aksesories yang mempunyai double function karena selain digunakan sebagai kecantikan, aksesories ini dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan data. Apalagi anda adalah wanita karir?pasti tidak repot-repot lagi mencari flashdisk yang terpisah sebab anda tidak akan melupakan aksesories kecantikan. Crytal USB (Thumb Drive Bracelet) dan USB Jeweled Heart Necklace Flash Drive, adalah usb dalam bentuk aksesories kecantikan yang mampu menyimpan data hingga 8 GB dengan design rantai yang indah, taburan manik-manik crystal nan decorative di atasnya dan heart shape. Usb ini terdapat 2 pilihan warna yaitu silver dan golden.

MPOT2An Goes to Road

Text : Faisal Hamid
Foto : Norman

Saat ini, berbagai komunitas semakin banyak kita jumpai di berbagai kota. Mulai dari komunitas mobil, motor, skateboard, sampai sepeda. Mungkin yang saat ini menyita perhatian masyarakat adalah komunitas sepeda tua tempo dulu atau yang lebih dikenal dengan sepeda onthel. Sepeda tua yang dikendarai oleh setiap anggota komunitas biasanya diserasikan dengan pemilihan busana tempo dulu agar terkesan “Jadul”. Dengan berjalan beriringan, mereka ingin berpesan kepada masyarakat agar melestarikan peninggalan sejarah masa lampau. Tak jarang gaya busana setiap anggota komunitas membuat senyum dan hiburan bagi setiap orang yang melihatnya.

Komunitas sepeda onthel yang satu ini mungkin sedikit berbeda dengan komunitas sepeda onthel yang lain. Masyarakat Petjinta Onthel Tangerang (MPOT2AN) merupakan nama dari komunitas yang dibentuk tahun 2007 silam dan biasa berkumpul di sekitar Palem Semi, Karawaci Tangerang. Keunikan komunitas ini terletak pada mayoritas usia anggotanya yang rata-rata masih muda (15-30 tahun). Hal ini membantah pemikiran masyarakat bahwa hanya orang tua saja yang menyukai sepeda onthel. “Kami mencoba mengajak pemuda masa kini untuk kembali bersepeda” ujar Ivanka, Koordinator MPOT2AN. Menurutnya, bersepeda merupakan hal yang paling efektif untuk mengurangi dampak pemanasan global (global warming). Dan mengajak pemuda menurutnya lebih efektif untuk mengurangi polusi udara yang dihasilkan dari pemakaian kendaraan bermotor. “Sejak zaman dahulu pemuda kan memang lebih dikenal sebagai pelopor dan penggerak bagi kemajuan, kembali bersepeda bukanlah suatu kemunduran loh… tetapi suatu pola pikir yang maju apalagi saat ini persediaan sumber daya alam semakin menipis dan akan habis, makanya jangan boros dong!” lanjutnya. Ia juga menambahkan pemuda harus mampu berpikir kritis dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin maju tetapi jangan melupakan budaya masa lalu sebagai proses evaluasi dan pembelajaran di masa yang akan datang.

Keunikan lainnya dari MPOT2AN adalah komunitas yang satu ini tidak memiliki struktur organisasi. Alasannya agar lebih mendekatkan hubungan emosional dan kebersamaan dari setiap anggotanya. Hal inilah yang mendasari pemilihan kata “Masyarakat” dalam nama MPOT2AN. Selain itu, mereka juga mencoba menanamkan rasa tanggung jawab didalam diri masing-masing anggotanya. Untuk memastikan agar setiap agenda yang direncanakan dapat berjalan dengan baik, mereka menunjuk koordinator untuk mengingatkan anggota yang lain. “Kami memilih Ivanka sebagai koordinator karena dia salah satu pelopor berdirinya MPOT2AN, dengan persetujuan dari setiap anggota.” ujar anggota yang lain, Rheza. “Selain itu, rumah Ivanka merupakan titik awal berkumpul dan yang paling sering dikunjungi oleh kami” tambahnya.

MPOT2AN sampai saat ini merupakan komunitas yang masih dibawah naungan Komunitas Onthel Batavia (KOBA). “Selain menghormati KOBA sebagai pelopor berdirinya komunitas onthel di Indonesia, kami juga ingin menjaga hubungan baik dengan KOBA. Makanya, setiap anggota MPOT2AN merupakan anggota KOBA juga” tambah Ivanka. MPOT2AN juga menyempatkan diri hadir dalam setiap acara yang diadakan oleh KOBA. “Kami juga sering kok, kedatangan beberapa anggota KOBA di Tangerang” lanjutnya. Selain menjalin hubungan baik dengan KOBA, MPOT2AN juga berusaha menjalin hubungan baik dengan komunitas dan organisasi onthel lain maupun komunitas sepeda lain.

Konsep menanamkan rasa kebersamaan juga coba dibangun oleh MPOT2AN dengan membuat acara bersepeda bersama keluarga. Hal ini agar mendekatkan hubungan antara setiap anggota MPOT2AN dengan keluarga dari masing-masing anggotanya. Kegiatannya antara lain, mengunjungi rumah dari setiap anggotanya setelah acara bersepeda setiap minggu pagi sampai siang. “Jadi setelah capek muter-muter, kami biasanya setiap minggu makan-makan di rumah setiap anggota secara bergantian, hari ini dirumah si anu, minggu besok dirumah si itu, yang penting mereka dan keluarganya bersedia rumahnya dikunjungi” kata anggota yang lain, Dimas. Mereka juga berencana membuat acara khusus bersama keluarga pada 14-15 Februari mendatang.

Anggota MPOT2AN juga terdiri dari bermacam-macam suku, agama, ras dan lain-lain tanpa ada rasa membeda-bedakan antara satu dengan yang lain. Di komunitas ini ada yang masih bersekolah, kuliah bekerja, bahkan ada pula yang sudah berumah tangga. Juga ada yang berasal dari etnis Jawa, Sunda, Betawi, Tionghoa dan lain-lain. “Sekali lagi, di komunitas ini yang penting adalah kebersamaan dan tidak ngebeda-bedain antara yang satu dengan yang lain. Yang penting semangat Bhineka Tunggal Ika!” tambah Ivanka. Sebuah contoh semangat kebersamaan dan persaudaraan tanpa membeda-bedakan ala MPOT2AN inilah yang dibutuhkan setiap masyarakat Indonesia agar dapat menjadi sebuah jawaban bagi Indonesia untuk bersama-sama keluar dari krisis multidimensi yang semakin berkepanjangan. (FH)

Beberapa anggota MPOT2AN sewaktu mengadakan acara di pantai Tanjung Pasir, Tangera
Setelah menghadiri ultah KOBA dan berfoto bersama sebelum pulang ke Tangerang (FH)

The Magic of Tea

Text by : Windha Fuji Ayu

“Dalam perkembangannya, the tampaknya makin menunjukkan banyak manfaat terutama bagi kesehatan. Sebuah penelitian yang dipublikasikan the American Academy of Neurology menyebutkan teh hijau juga dapat mencegah cancer chemoprevention, hypercholesterolemia, artherosclerosis, penyakit Parkinson dan Alzheimer serta kajian mengenai penyakit degenerative lainnya”.

Teh merupakan bahan minuman penyegar yang memang sudah lama dikenal. Beberapa kandungan senyawa kimia dalam teh dapat memberi kesan warna, rasa, dan aroma yang memuaskan peminumnya.
Berbekal kenyataan lama bahwa teh dipakai sebagai obat dan sarana meditasi dalam upacara ritual keagamaan, penelitian dalam dasawarsa terakhir abad 20 ini menunjukkan bukti bahwa teh dapat menjaga kesehatan tubuh manusia.
Sebagai sarana kesehatan, kebiasaan minum teh sehari-hari akan lebih bermanfaat daripada dikonsumsi secara insidentil sebagai sarana pengobatan. Oleh karena itu, teh lebih cocok diarahkan sebagai minuman fungsional daripada sebagai obat.
Pada umumnya, orang menilai makanan/minuman dari kandungan nutrisi dan kemampuannya memuaskan selera. Pada beberapa tahun terakhir ini, penilaian tersebut berkembang ke arah fungsi makanan/minuman dalam mengatur metabolisme tubuh secara biologis. Makanan yang dapat memenuhi fungsi tersebut disebut sebagai makanan/minuman fungsional .
Senyawa utama yang dikandung teh adalah katekin, yaitu suatu kerabat tanin terkondensasi yang juga akrab disebut polifenol karena banyaknya gugus fungsi hidroksil yang dimilikinya. Selain itu, teh juga mengandung alkaloid kafein yang bersama-sama dengan polifenol teh akan membentuk rasa yang menyegarkan. Beberapa vitamin yang dikandung teh di antaranya adalah vitamin P, vitamin C, vitamin B, dan vitamin A yang walaupun diduga keras menurun aktivitasnya akibat pengolahan masih dapat dimanfaatkan oleh peminumnya. Beberapa jenis mineral juga terkandung dalam teh, terutama fluoride yang dapat memperkuat struktur gigi.
Karena kandungan senyawa tersebut, terutama kandungan katekinnya, teh tampaknya dapat disebut minuman fungsional. Beberapa kenyataan yang dibuktikan melalui penelitian, antara lain (Oguni, 1996) sebagai berikut:
1. Mengurangi risiko tekanan darah tinggi.
2. Mencegah/mengurangi risiko penyakit jantung.
3. Mencegah/mengurangi risiko kanker (pankreas, kulit, perut, hati).
4. Memelihara kesehatan gigi dan mencegah karies.
5. Penatalaksanaan berat badan (tea organizes your weight).
6. Meningkatkan stamina tubuh.
7. Disinfektan.
8. Memperlambat proses penuaan (anti-aging).
9. Mengatasi stress.
10. Mencegah pendarahan berkepanjangan akibat luka.
11. Pengendalian kadar gula (diabetic controller).
12. Pengobatan migrain / sakit kepala.
13. Pengobatan diare.
14. Pengobatan AIDS.
15. Meningkatkan aktivitas insulin.
16. Menurunkan hipertensi.
17. Polyphenol teh hijau untuk kanker dan non kanker.
18. Mencegah kanker payudara pada wanita.
19. Baik untuk kesehatan kulit.
20. Mencegah osteoporosis.
Mengingat banyak manfaat yang bisa didapatkan dari secangkir teh berkualitas tersebut di atas, maka potensi teh menjadi minuman fungsional tampaknya tidak diragukan lagi.

The Beading Expert

Text : Dian Anggraeni
Foto : Norman

Perhiasan memang identik dengan keindahan bagi wanita, tak salah memang bila para wanita berlomba-lomba berburu perhiasan yang indah, unik, menawan serta ekslusif untuk menambah estetika penampilan sang pemakainya, bahkan terkadang para wanita pun rela mengeluarkan biaya puluhan hingga ratusan juta rupiah untuk mendapatkan perhiasan atau aksesoris yang diinginkannya, tapi tidak ada salahnya bila kita bisa menghemat pengeluaran dengan membuat perhiasan sendiri merangkai/menguntai dan membeading salah satu contohnya.

Beading adalah suatu kegiatan menguntai/ merangkai manik-manik maupun batu-batuan mulia dengan bantuan jarum dan benang atau alat lainnya untuk dijadikan aksesoris atau perhiasan yang indah dan eksklusif. Beads Loverz adalah sebuah perkumpulan dimana para pendirinya mempunyai kecintaan,ketertarikkan dan keahlian dalam membuat/ mendesign perhiasan khususnya hand made jewelry, ketika tim 69++ mendatangi sebuah rumah yang terletak di Jalan Rajasa II No. 17 Jakarta Selatan yang dijadikan workshop Beads Loverz kami sempat terkagum-kagum ternyata semua perhiasan yang ada disana adalah buatan tangan, suasana akrab dan kekeluargaan pun terasa sangat kental di dalam rumah yang bercat hijau itu, terlihat seorang wanita berkerudung biru sedang memberi pengarahan cara menguntai bebatuan cantik, dan sebagian lagi sedang sibuk menguntai manik-manik sembari bersenda gurau.

Beads Loverz sendiri didirikan oleh 6 sekawan yang terdiri dari seorang bapak dan 5 orang ibu-ibu yang ahli dan terampil dalam membeading/merangkai manik-manik maupun bebatuan.
"Awal mulanya kami memang hobbi membeading, kemudian masing-masing pendiri Beads Loverz memperdalam hobbinya keluar negeri, akhirnya pada suatu saat kami berkumpul lagi di Jakarta dan bersama-sama mewujudkan cita-cita kami untuk membuat komunitas beading yang memang belum ada baik di Jakarta maupun di Indonesia, sekaligus sebagai sarana proses belajar mengajar, saling bertukar informasi dan ilmu dalam rangka mengangkat bebatuan Indonesia di mata dunia melalui hand made jewellery Beads Loverz" ujar Evita J Wahab salah satu pendiri Beads Loverz yang sehari-harinya berprofesi sebagai pengacara dan dosen di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Tidak hanya karena kecintaan yang begitu besar kepada beading, salah satu alasan didirikannya Beads Loverz juga karena niat tulus dari para pendirinya yang ingin mentransfer keahlian mereka kepada wanita Indonesia khususnya para ibu rumah tangga, oleh karena itu tanggal 6 Juni 2007 berdirilah PT. Kitani Kriya Manikam,yang membawahi Beads Loverz dan Azalea ( second line mass production )yang bergerak di bidang pengajaran/kursus membuat jewellery maupun aksesoris seperti kalung, gelang, anting, bros, jam tangan hingga ikat pinggang dengan cara merangkai/membeading ( bisa berupa mutiara, manik-manik maupun bebatuan ) dengan menggunakan tangan atau handicraft, yang juga menjadi anggota dari Mutu Manikam Nusantara.

Beads Loverz menyediakan bermacam-macam project yang menggunakan teknik berstandar internasional dengan instruktur yang ahli dan berpengalaman di bidang nya serta ditunjang dengan suasana ruang kelas yang nyaman dan menyenangkan didukung juga dengan bermacam fasilitas dan referensi belajar yang lengkap mengenai beads/manik-manik,seperti buku-buku. Beads Loverz juga menyediakan toko yang khusus menjual segala kebutuhan untuk pembuatan perhiasan, seperti benang, tools, wire/kawat, manik-manik, batu-batuan, crystal dengan jenis yang beragam dan harga terjangkau. Untuk kursusnya sendiri dapat dipilih sesuai kemampuan dan minat . Untuk pemula disarankan untuk belajar jenis -jenis project yang mudah sebagai dasar untuk mempelajari tehnik pembuatan aksesoris seperti Stringing, Wirework,Wovencord atau Cabochon. Di Workshop, Anda akan mempelajari cara memadupadankan berbagai bentuk manik-manik dan warna-warna serta menggabungkan berbagai teknik beading untuk membuat suatu project yang hasilnya sungguh luar biasa karena sangat indah dan unik yang biasanya disebut “Freeform”.
" Untuk setiap kelas itu terdiri dari 2 sesi masing-masing berdurasi 3 jam, sedangkan waktu pembuatannya tergantung pada tingkat kesulitan dari project yang dibuat, paling cepat memakan waktu 1 hari untuk project yang mudah dan simple, bahkan untuk model yang rumit bisa sampai 3 minggu untuk pembuatannya" ujar Jusmarni Siahaan,ibu 3 anak dan pengusaha yang juga salah satu pendiri Beads Loverz

Saat ini Beads Loverz telah banyak mengekspor jewellerynya hingga ke mancanegara, berbagai pameran yang diselenggrakan baik di Jakarta maupun kota-kota lainnya sering diikutinya seperti Ina Craft, WIC, dan lain-lain. " Tidak hanya kita-kita saja ( pendiri Beads Loverz ) yang mengikuti pameran, murid-murid kami pun sudah ada yang ikut berpartisipasi dalam pameran-pameran tersebut dengan brandnya sendiri, tetapi kami tak pernah merasa takut bersaing dengan mereka, bahkan itu menjadi kebanggaan besar buat kami, untuk apa merasa takut? karena kreatifitas seseorang itu berbeda dan tidak dapat dijiplak. Ya, kalaupun bisa tetapi pasti tidak akan sama dengan aslinya," tutur Evita J Wahab sambil tersenyum.

BERTEMAN DENGAN MAYAT

Text : Faisal Hamid
Foto : Norman

“Penjaga Kamar Mayat Harus Punya Nyali”

“Tidak Ada Yang Seram Dari Kamar Mayat Ini”

PENJAGA kamar mayat adalah profesi yang jarang sekali ditekuni oleh orang karena menuntut keberanian dan jiwa sosial yang tinggi.
Seorang penjaga kamar mayat juga harus mempunyai nyali yang teruji. Kebanyakan orang, mendengar atau melihat kamar mayat mereka langsung terbayang dengan jenasah dan ruangan yang angker. Tetapi lain halnya terhadap Edi 44 tahun, kelahiran Sleman, Yogyakarta.
Dia menekuni pekerjaannya sebagai penjaga kamar mayat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) sejak tahun 1994 sampai sekarang. Suka maupun duka dijalaninya dengan tabah, sabar dan tawakal.
Kalau kita masuk lebih dalam kamar mayat, kita akan ditemui peti mayat. Hanya peti mayat, kosong. Ukuran panjangnya dua meter dengan warna kecoklatan tua, tampak masih rapi dan kokoh. Sebagian terselip di bawah lintasan jalan rata menuju lantai dua yang mengarah ke ruangan lemari mayat.
Selain ditemui peti, ada beberapa tumpuk kayu nisan yang sudah diberi angka tanpa nama, tersandar di tembok yang tak jauh dari peti mati kosong itu.
Ada tangga besi dan jalanan menanjak untuk kereta dorong mayat, menuju lantai dua. Tempat itulah, yang menjadi penyimpanan mayat. Ruangan itu tertutup rapat. Di Dekat pintunya, ada keranda mayat yang ditutupi kain putih. Ada beberapa lobang ventilasi udara. Udara tidak terlalu panas, namun terasa pengap.
Tak jauh dari tempat penyimpanan mayat, ada ruangan terbuka berukuran 4x4 meter. Ruangan ini biasa dijadikan sebagai tempat pemandian mayat. Suasana sepi, mungkin yang menyebabkan ruangan itu menjadi menyeramkan. Tak ada bau apapun, seperti yang selama ini banyak diceritakan orang.
Itulah kamar mayat Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) yang berada di Jalan Salemba, Jakarta. Tertulis di bagian depan gedung itu, Instalasi Pemulasaraan Jenazah. Gedung bagian tengah terlihat sudah tua dengan bergaya arsitektur Eropa. Bagian gedung bekas peninggalan zaman penjajahan Belanda. Sedangkan bagian depan dan belakang, gedung yang dibangun tahun 1992.

"Kerja di kamar mayat harus telaten berdasarkan hati nurani dan rasa kemanusiaan. Prinsip itulah yang saya tanamkan sejak diterima menjadi penjaga," katanya ketika ditemui wartawan 69++ di RSCM yang berada di Jalan Salemba, Jakarta.
Sedangkan untuk peristiwa yang berhubungan dengan mistis, Edi mengatakan, tidak pernah mengalami kejadian yang sifatnya aneh. "Karena saya sudah lama di sini, para penunggu (mahluk halus-Red) sudah kenal, karena itu saya tidak pernah diganggu, dan kebetulan saya disini tidak pernah sendiri, selalu ramai," katannya sambil tersenyum.
Dalam bertugas sebagai penjaga kamar mayat dibagi menjadi tiga sif dan per sif-nya delapan jam kerja. Jam kerja dilakukan dengan cara bergiliran.
Selain itu, pendataan mayat juga menjadi hal yang paling penting dalam tugasnya sehari-hari. Bahkan, data-data mayat yang masuk baik itu korban tindakan kriminal ataupun kecelakaan lalu lintas dicatat. “Data itu untuk memudahkan keluarga korban,” katanya.
Soal gaji yang diterima Edi mengaku nilai nominal hanya cukup untuk ongkos naik angkutan umum perjalanan pulang-pergi dari rumahnya ke RSCM, “yah maklumlah gaji pegawai negerikan anda tahu berapa,” cetusnya.
"Kalau cuma mengharapkan dari segi finansial, kerja seperti ini gajinya sangat kecil sekali," katanya. "Rezeki sudah ada yang mengatur kita hanya bisa berusaha saja semuanya telah ditentukan oleh yang di atas," tuturnya.
Suasana keseraman dan keangkeran kamar mayat RSCM bagi Edi, tidak ada pengaruh dengan pekerjaannya. Cerita horor yang membuat masyarakat takut, menurutnya, tidak beralasan. Dia mengatakan, “tidak ada yang seram dari kamar mayat ini atau mendengar suara-suara menakutkan. Apalagi, ada cerita-cerita hantu.” Hanya diawal masuk saja, beliau merasa tegang dengan suasana kamar mayat RSCM.
Dia bekerja di instalasi jenazah, tidak pernah melihat hal yang aneh atau mendengar suara-suara menakutkan. Apalagi, ada cerita-cerita hantu gentayangan. Tidak hanya siang, suasana malam pun sudah terbiasa layaknya ruangan pekerjaan lain. “Selama ini tidak pernah ada yang aneh,” tambahnya.
Edi kelahiran Yogyakarta pada tahun 1964. Menikahi seorang gadis bersuku sunda. Dari perkawinannya, kini sudah memiliki Dua anak yang masih kecil-kecil.
Sebelum menjadi penjaga mayat, beliau pernah bekerja di suatu perusahaan di Pulogadung menjadi pegawai PT. Yamaha, kemudian berhenti. Saudaranya menawarkan pekerjaan, yang kebetulan sedang sangat dibutuhkan untuk tenaga baru. “Awalnya, tidak disebutkan sebagai pekerja penjaga mayat mayat,” ujarnya. “Saudara saya hanya bilang, pekerjaannya sehari-sehari melihat orang tidur,” tambahnya.
“Ternyata kerjanya sebagai penjaga mayat. Saudara menyarankan agar kesempatan itu diambil saja. Apalagi menyangkut masa depan dan akan mendapatkan status sebagai pegawai pemerintah. Punya dana pensiun,” kenangnya.